Pengertian serta Jenis-jenis kabel
PENGKABELAN
Ada beberapa jenis kabel,misalnya kabel koaksial,kabel UTP,kabel STP,dan fiber optik.Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan sebagai berikut.
Kabel koaksial terdiri atas dua kabel yang
diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang
paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi
oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari
pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer
data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan
plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.Beberapa
jenis kabel koaksial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin
besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu
sensitif terhadap interferensi listrik.
Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang
diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi
listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama
yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3. Secara singkat
kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan
skala kecil.
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya
lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah
gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN
ialah IBM jenis/kategori 1.
Kabel serat optik mengirim data sebagai pulsa
cahaya melalui kabel serat optik. Kabel serat optik mempunyai keuntungan yang
menonjol dibandingkan dengan semua pilihan kabel tembaga. Kabel serat optik
memberikan kecepatan transmisi data tercepat dan lebih reliable, karena jarang
terjadi kehilangan data yang disebabkan oleh interferensi listrik. Kabel serat
optik juga sangat tipis dan fleksibel sehingga lebih mudah dipindahkan dari
pada kabel tembaga yang berat.
Prosedur Pembuatan Kabel Straight and Cross-Over
Prosedur Pembuatan Kabel Straight and Cross-Over
Kabel Straight
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang
yang diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas) bagian pelindung luar
kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
2. Susunlah warna urutan kabel sesuai dengan
gambar dibawah ini:
3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor
sesuai dengan urutan.
4. Setelah kabel dimasukkan ke kou nektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
4. Setelah kabel dimasukkan ke kou nektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
6. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada
konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC dengan
kabel tersebut,
Kabel Cross-Over
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang yang
diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas) bagian pelindung luar kabel,
kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
2. Susunl3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
2. Susunl3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
3. Setelah kabel dimasukkan ke konektor, lalu
klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit
kabel dengan kuat.
4. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
4. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
5. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel
pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC
dengan kabel tersebut.
A. Fungsi kabel Straight
dan Crossover secara umum adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device.
Perbedaanya adalah jika kombinasi Straight berbeda device sedangkan kabel Cross
sama, dibawah ini penjelasan lengkapnya.
B. Fungsi kabel Straight adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda dan merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
C. Contoh penggunaan kabel straight yaitu:
Menghubungkan antara computer dengan switch
Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan switch ke router
Menghubungkan HUB ke router
D. Fungsi kabel Crossover adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama, Susunan kabelnya yang berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Walaupun jenis kombinasi kabelnya berbeda tapi menggunakan kabel
yang sama yaitu kabel UTP.
B. Fungsi kabel Straight adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda dan merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
C. Contoh penggunaan kabel straight yaitu:
Menghubungkan antara computer dengan switch
Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan switch ke router
Menghubungkan HUB ke router
D. Fungsi kabel Crossover adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama, Susunan kabelnya yang berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Walaupun jenis kombinasi kabelnya berbeda tapi menggunakan kabel
yang sama yaitu kabel UTP.
E. Contoh penggunaan kabel
crossover yaitu :
Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah HUB
Menghubungkan switch dengan HUB
Menghubungkan komputer dengan router
Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah HUB
Menghubungkan switch dengan HUB
Menghubungkan komputer dengan router
URUTAN KOMBINASI KABEL STRAIGHT DAN CROSS
1. Urutan kabel Straight:
Ujung A:
1) Putih Orange
2) Orange
3) Putih Hijau
4) Biru
5) Putih Biru
6) Hijau
7) Putih Coklat
8) Coklat
Ujung B:
1) Putih Orange
2) Orange
3) Putih Hijau
4) Biru
5) Putih Biru
6) Hijau
7) Putih Coklat
8) Coklat
1. Urutan kabel Straight:
Ujung A:
1) Putih Orange
2) Orange
3) Putih Hijau
4) Biru
5) Putih Biru
6) Hijau
7) Putih Coklat
8) Coklat
Ujung B:
1) Putih Orange
2) Orange
3) Putih Hijau
4) Biru
5) Putih Biru
6) Hijau
7) Putih Coklat
8) Coklat
2. Urutan kabel Cross:
Ujung A:
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Ujung B:
i. Putih Hijau
ii. Hijau
iii. Putih Orange
iv. Biru
v. Putih Biru
vi. Orange
vii. Putih Coklat
viii. Coklat
Ujung A:
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Ujung B:
i. Putih Hijau
ii. Hijau
iii. Putih Orange
iv. Biru
v. Putih Biru
vi. Orange
vii. Putih Coklat
viii. Coklat






0 Response to "Pengertian serta Jenis-jenis kabel"
Post a Comment